Infobalanipa.com, Majene – Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-17 yang dirangkaikan dengan prosesi wisuda sebanyak 1.100 lulusan dari delapan fakultas. Acara yang berlangsung dihadiri pejabat daerah, civitas akademika, orang tua mahasiswa, serta para mitra strategis, 29 November 2025.
Dalam sambutannya, Rektor UNSULBAR Prof. Dr. Muhammad Abdi, menyampaikan bahwa peringatan 17 tahun menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang kampus yang dibangun dari berbagai keterbatasan.“Tujuh belas tahun bukan waktu singkat. UNSULBAR tumbuh dari gedung-gedung sederhana hingga kini menjadi rumah akademik bagi ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Lonjakan Capaian Riset dan Publikasi, Periode 2024–2025 disebut sebagai tahun penting bagi penguatan riset kampus. Berdasarkan pendanaan BIMA Kemendikbudristek, jumlah penelitian meningkat dari 46 judul pada 2023 menjadi 86 judul pada 2025. Pengabdian masyarakat juga naik signifikan dari 7 judul pada 2023 menjadi 22 judul pada 2025.
Melalui pendanaan DIPA Universitas, penelitian meningkat menjadi 107 judul pada 2025, sementara pengabdian mencapai 114 judul.UNSULBAR juga mencatat capaian nasional dengan 125 judul penelitian dosen yang didanai BIMA tahun 2025, menempatkan kampus ini pada peringkat 19 nasional, sejajar dengan perguruan tinggi besar seperti IPB dan UGM.Di bidang publikasi ilmiah, UNSULBAR kini telah menghasilkan 3.171 publikasi nasional dan 653 publikasi internasional. Kampus ini juga mengelola 14 jurnal terakreditasi SINTA dari total 35 jurnal aktif.
Prosesi wisuda tahun ini meluluskan 1.100 sarjana, terdiri dari:600 wisudawan sesi pertama dari Fapertahut (99), Fakultas Kesehatan (187), FISPOLHUM (129), dan FKIP (185).500 wisudawan sesi kedua dari Fakultas Ekonomi (210), Fakultas Teknik (203), FMIPA (26), serta Fakultas Peternakan dan Perikanan (61).Dalam kesempatan tersebut, rektor universitas menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, tetapi awal perjalanan profesional lulusan
Apa pun pilihan kalian—mengabdi di desa, berwirausaha, bekerja di industri, atau melanjutkan studi—jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” pesannya kepada para wisudawan.Harapan untuk Masa Depan UNSULBAR menekankan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi kampus unggul di wilayah timur Indonesia. Pendidikan disebut sebagai kunci masa depan Sulawesi Barat, sekaligus fondasi mencetak sumber daya manusia yang mampu berdaya saing di tingkat nasional dan global.
Perjalanan UNSULBAR masih panjang. Dengan persatuan, kerja keras, dan integritas, UNSULBAR akan menjadi universitas yang semakin diperhitungkan di Indonesia,” pungkasnya.Acara ditutup dengan pantun optimisme dan ajakan untuk terus membangun UNSULBAR sebagai kampus perjuangan sekaligus kebanggaan masyarakat Sulawesi Barat.(SB)








Komentar