UMKM Go-Digital, Rumah BUMN Majene Latih Pelaku UMKM Manfaatkan AI sebagai Asisten Bisnis

InfoBalanipa. Com, MAJENE – Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rumah BUMN Majene kembali menggelar program Pelatihan UMKM Naik Kelas.


Mengangkat tema yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi masa kini, yakni “Transformasi Bisnis dengan Memanfaatkan AI sebagai Asisten Digital Anda”, pelatihan ini menarik perhatian antusiasme para pelaku usaha lokal.


Fasilitator Rumah BUMN Majene, Muhammad Wais menjelaskan bahwa penguasaan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak bagi UMKM untuk bisa bertahan dan berkembang di era digital.


“Melalui pelatihan ini, kami ingin mematahkan stigma bahwa teknologi canggih seperti AI itu rumit. Justru, AI bisa menjadi asisten digital yang sangat membantu efisiensi kerja teman-teman UMKM, mulai dari pembuatan konten kreatif hingga strategi pemasaran,” ujarnya.


Dalam sesi materi “Praktik AI Generatif Sebagai Teknologi Kreatif”, para peserta dibimbing langsung untuk mempraktikkan penggunaan aplikasi berbasis AI melalui gawai mereka masing-masing. Suasana pelatihan tampak interaktif, di mana fasilitator mendampingi peserta satu per satu untuk memastikan mereka memahami cara kerja teknologi tersebut.


Para peserta dibimbing mulai dari pembuatan akun Microsoft Copilot, diajarkan bagaimana memanfaatkan AI untuk membuat copywriting produk, desain visual sederhana, hingga mencari ide-ide inovatif untuk pengembangan bisnis mereka secara instan dan efisien. Terutama bagaimana cara membuat tampilan produk lebih menarik berdasarkan teknik prompting yang lebih spesifik.


Narasumber yang membawakan meteri edukasi ini adalah Pak Miftah Farid yang merupakan tim kerja dari Alunjiva Indonesia, beliau bertindak sebagai Fasilitator Program EQUAL (Empower Equality AI Intensive) dari Microsoft Elevate. Olehnya itu materi prakteknya menggunakan Microsoft Copilot, program Microsoft Copilot juga lebih unggul dalam memproduksi gambar yang lebih baik dan lebih mudah dan yang otentik jauh dari plagiasi.

BACA JUGA:  Pejabat Sulbar Dilatih Kepemimpinan Berbasis Akademik di Unsulbar

Miftah Farid yang juga merupakan Dosen Agribisnis Unsulbar menekankan bahwa gambar yang didapatkan dari AI Microsoft Copilot yang berdasarkan promting masing-masing orang itu tidak aka nada yang serupa jadi kitab isa mengklaim gambar yang didapatkan sebagai produk kita, ini dikarenakan Microsoft sangat mengedepankan standar etika dalam berteknologi khususnya AI. Melalui pelatihan ini Pak Miftah Farid juga memberikan tips-tips agar tetap aman dalam menggunakan AI, terutama jangan memberikan informasi pribadi anda pada program AI.


Dengan adanya pelatihan rutin seperti ini, Rumah BUMN Majene berharap para pelaku UMKM di Majene tidak hanya “melek” teknologi, tetapi benar-benar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.


Fasilitas Gratis untuk Pengembangan UMKM
Selain menggelar pelatihan, Rumah BUMN Majene juga terus membuka pintu bagi para pelaku usaha di Majene untuk bergabung menjadi mitra binaan. Pihak pengelola menegaskan bahwa pendaftaran mitra bersifat gratis dengan berbagai fasilitas penunjang bisnis yang mumpuni.


Mitra yang bergabung akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas, antara lain pendampingan intensif UMKM, Basecamp Millennial, Co-working Space yang nyaman, hingga ruang rapat yang dapat digunakan untuk kebutuhan bisnis.
“Rumah BUMN Majene hadir sebagai hub atau pusat berkumpulnya ide dan kreativitas. Kami mengajak seluruh UMKM di Majene untuk naik kelas bersama kami,” tutup Wais dalam sesi diskusinya.


Bagi masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin bergabung, dapat langsung mengunjungi Rumah BUMN Majene atau memantau informasi terbaru melalui media sosial resmi. (Rls)

Komentar