Infobalanipa. Com, Majene – Rangkaian kegiatan “Bazar Ramadhan Mitra UMKM” yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Majene secara resmi telah berakhir. Berlangsung sejak tanggal 10 hingga 13 Maret 2026 di halaman Rumah BUMN Majene, kegiatan ini berhasil menunjukkan komitmennya sebagai wadah pasar bagi tenant mitra dan produk UMKM oleh-oleh khas Majene.
Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat antusias, terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area bazar dan panggung acara setiap sorenya menjelang waktu berbuka. Meskipun terhitung singkat, hanya berlangsung 4 hari, Rumah BUMN Majene punya proyeksi panjang dan berkelanjutan kedepannya. Kegiatan Bazar Ramadhan Mitra UMKM ini dijadikan sebagai gerakan inisiasi pembentukan ekosistem ekonomi lokal, menghidupkan ruang pasar baru yang selama ini tidur sepi pengunjung.
Banyak mitra yang tidak menyangka jika halaman Rumah BUMN akan ramai pengunjung, persoalannya selama ini Rumah BUMN Majene hanya dikenal sebagai kantor yang cenderung tertutup dan penuh dengan urusan administratif. Melalui event ini, halaman Rumah BUMN Majene didesain sederhana dengan menghidupkan nuansa tenant jualan ala foodcourt sehingga masyarakat mengetahui bahwa ada aktifitas penjualan di halaman ini. Panggung kecil didesain berlatar booth warung kopi milik mitra UMKM yaitu Cafe NeoAlternative dengan bantuan lampu sorot dan pencahayaan nuansa ruang UMKM menjadi hidup, tersedia spot foto dengan latar ruang pajangan foto pangan lokal mandar dengan aktifitas UMKM-nya.
Desain fotoboth dan aksesoris bulan Ramadhan memberikan tanda bahwa ada kegiatan produktif untuk menarik pusat keramaian ke titik ruang bazar ini. Tujuan utama dari Bazar Ramdhan ini adalah mewadahi mitra UMKM untuk berjualan, mempromosikan dan memasarkan produk jajanannya dalam bulan Ramadhan, ada 5 tenant UMKM yang terisi dengan usaha makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa diantaranya Cafe Neoalternative yang menjual minuman kopi dan variannya, ada Qindo Ga’de yang menyediakan menu jajanan tradisional kue bikang, ada Yellow Green yang mencoba pasar aneka kuenya, ada Jia Buket’s yang juga berjualan desert pudding, serta yang paling antusias mengisi tenant adalah Ibu-Ibu kelompok UMKM dari Desa Cahaya Batulaya yang menjual aneka jajanan kue basah dan kue lebaran.
Selain itu ada tenant Mandar Hero yang menyediakan kaos sablon etnik mandar yang terus mengkampanyekan penggunaan produk lokal “Proud of your identity”, serta lapak buku yang disediakan oleh Nasya Book Store yang banyak menyediakan koleksi buku anak-anak. Selain tenant, Rumah BUMN Majene juga menampilkan galeri Pusat Oleh-Oleh khas produk UMKM, mulai dari jajanan kemasan, kue lebaran, kosmetik, aksesoris, kriya dan fashion, semua produk unggulan mitra UMKM di promosikan dan dipasarkan diruang ini.Selain menjadi pusat perputaran ekonomi bagi UMKM, bazar ini juga disemarakkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan.
Salah satu daya tarik utama adalah “Event Perlombaan Anak”. Ajang perlombaan mengasah keterampilan anak ini mempertandingkan berbagai kategori bakat anak-anak. Kategori lomba tersebut meliputi Lomba Da’i Cilik untuk tingkat SD, Lomba Adzan tingkat SD, Lomba Menggambar tingkat SD, dan Lomba Mewarnai untuk tingkat TK/PAUD. Alhasil ruang bazar selalu dipenuhi dengan peserta lomba yang didampingi oleh guru dan orang tuanya.Acara Bazar juga diisi dengan kegiatan upskilling edukasi bisnis yang menarik. Diantaranya ada pelatihan inovasi produk turunan tenun mandar yang menhadirkan mitra sukses UMKM Owner Bura’pia, ada pelatihan demo masak dan edukasi gizi yang dibawakan oleh UMKM Yellow Green sekaligus inisiaotor kelompok MPIG Garam Barane, kegiatan bedah buku terkait tulisan pangan lokal potensial yang dibawakan oleh penulis & periset Ridwan Alimuddin, serta Talkshow “Penguatan Ekosistem Ekonomi Lokal”, yang menghadirkan praktisi Founder Sulbar Digital dan akademisi Dosen Fekon Unsulbar.
Sesi ini memperkuat komitmen pembinaan terpadu dari hulu ke hilir bagi para pelaku UMKM. Kolaborasi dari berbagai pihak dan narasumber yang hadir turut terekam menjadi bagian dari kesuksesan jalannya acara.Fasilitator Rumah BUMN Majene, Wais, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan dan tingginya partisipasi masyarakat maupun mitra UMKM.”Alhamdulillah, bazar Ramadhan ini berjalan lancar. Kami melihat langsung bagaimana UMKM lokal mendapatkan tempat di hati masyarakat Majene. Ada beberapa harapan tujuan pelaksanaan bazar ini, diantaranya menjadi ruang sosialisasi dan publikasi bahwa Rumah BUMN Majene adalah Ruang UMKM yang menyediakan ruang promosi dan pemasaran produk Mitra UMKM, menjadi ruang silaturahmi kerjasama multisektor berbagai pihak stakeholder UMKM.
Kesuksesan acara ini tentu tidak lepas dari sinergi bersama PLN ULP Majene, BPJS Ketenagakerjaan, Pegadaian CP Majene dan Pemkab yang memberikan dukungan moril dan materil selama berlangsungnya kegiatan, serta antusiasme luar biasa dari mitra UMKM dan masyarakat pengunjung,” ungkapnya.Lebih lanjut, ia berharap agar euforia dukungan terhadap produk lokal tidak berhenti setelah bazar ini selesai, melainkan menjadi kebiasaan baru masyarakat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kedaerahan. Rumah BUMN Majene akan terus hadir mendampingi proses inkubasi dan eskalasi UMKM agar semakin berdaya saing. Dan akan terus membuka ruang pemasaran yang telah terbetuk untuk mitra UMKM yang mengisi tenant dan fasilitas galeri produk UMKM sebagai Pusat Oleh-Oleh khas Majene, Sulawesi Barat.Fasilitas Gratis untuk Pengembangan UMKMSelain menggelar kegiatan Bazar, Rumah BUMN Majene terus membuka pintu bagi para pelaku usaha di Majene untuk bergabung menjadi mitra binaan.
Pihak pengelola menegaskan bahwa pendaftaran mitra bersifat gratis dengan berbagai fasilitas penunjang bisnis. Mitra yang bergabung akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas, antara lain pendampingan intensif UMKM, Basecamp Millennial, Co-working Space yang nyaman, hingga ruang rapat yang dapat digunakan untuk kebutuhan bisnis.Rumah BUMN Majene hadir sebagai hub atau pusat berkumpulnya ide dan kreativitas. Rumah BUMN mengajak seluruh UMKM di Majene untuk naik kelas bersama-sama. Bagi masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin bergabung, dapat langsung mengunjungi Rumah BUMN Majene atau mengakses informasi terbaru melalui akun media sosial.








Komentar