Bangun Ketangguhan UMKM, Rumah BUMN Majene Hadirkan BPBD Berikan Edukasi Mitigasi Bencana

Infobalanipa. Com, Majene – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di wilayah pesisir tidak hanya dihadapkan pada tantangan dinamika pasar, tetapi juga kerentanan terhadap risiko bencana alam. Menyadari urgensi tersebut, Rumah BUMN Majene mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pengembangan kapasitas bertajuk “Ketahanan Usaha Pesisir: Strategi Mitigasi Gempa Bumi untuk Keselamatan Komunitas Usaha”.

Kegiatan edukasi ini sukses diselenggarakan pada hari Rabu, 16 September 2026. Acara yang dimulai sejak pukul 14.00 WITA tersebut mengambil lokasi di Kantor Desa Bonde Utara, guna menjangkau langsung komunitas usaha di kawasan pesisir.

Tampil sebagai narasumber utama adalah Bapak Mas’ud, S.T., M.T., yang menjabat sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene. Kehadiran perwakilan BPBD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan strategis mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi bagi komunitas usaha.

Dalam sesi pemaparannya, Bapak Mas’ud membekali para peserta dengan wawasan krusial mengenai langkah-langkah mitigasi yang komprehensif, yakni tindakan yang harus diambil sebelum, saat, dan setelah terjadinya gempa bumi. Materi yang disampaikan sangat aplikatif bagi operasional UMKM sehari-hari.

Para pelaku usaha diajarkan bagaimana cara mengenali potensi risiko di sekitar tempat usaha mereka secara mandiri. Selain itu, peserta juga dibimbing untuk menyiapkan rencana evakuasi darurat, cara menentukan titik kumpul yang aman, serta bagaimana membangun budaya keselamatan yang melekat di lingkungan kerja atau produksi.

Pada kegiatan ini materi yang dibawakan adalah mitigasi bencana gempabumi dan tsunami, mengingat potensi resiko pelaku UMKM yang berada di pesisir. Namun selain materi utama, Pak Mas’ud juga terus memberikan himbauan untuk melakukan mitigasi penanggulangan kejadian kebakaran, mengingat masa kekeringan dengan potensi kebakaran hutan yang sering terjadi saat ini.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Sulbar Serap Aspirasi Masyarakat dalam Hearing Dialog Tahap V di Mamuju Tengah

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Rumah BUMN Majene ingin menanamkan mindset mitigasi resiko bagi para mitra pelaku UMKM. Prinsip utamanya adalah bahwa usaha yang benar-benar tangguh bukan hanya mereka yang mampu menghadapi tantangan kompetisi pasar, tetapi juga yang selalu siap dan waspada dalam menghadapi risiko bencana. Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan kerugian materil maupun korban jiwa dapat diminimalisasi saat krisis terjadi, sehingga roda ekonomi komunitas pesisir dapat segera pulih.

Fasilitas Gratis untuk Pengembangan UMKM
Untuk dapat mengakses kegiatan pendampingan dan pelatihan, Rumah BUMN Majene terus membuka pintu bagi para pelaku usaha di Majene untuk bergabung menjadi mitra binaan. Pihak pengelola menegaskan bahwa pendaftaran mitra bersifat gratis dengan berbagai fasilitas penunjang bisnis. Mitra yang bergabung akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas, antara lain pendampingan intensif UMKM, Basecamp Millennial, Co-working Space yang nyaman, pemenuhan administrasi perizinan dan sertifikasi nasional, akses ke permodalan serta bantuan promosi dan perluasan pasar seperti fasilitasi akases pameran.
Rumah BUMN Majene hadir sebagai hub atau pusat berkumpulnya ide dan kreativitas. Rumah BUMN mengajak seluruh UMKM di Majene untuk naik kelas bersama-sama. Bagi masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin bergabung, dapat langsung mengunjungi Rumah BUMN Majene atau mengakses informasi terbaru dan menghubungi Fasilitator melalui akun media sosial.

Layanan Informasi Rumah BUMN Majene
Bagi masyarakat maupun pelaku UMKM yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kegiatan seperti pelatihan atau program pemberdayaan lainnya, dapat mengunjungi saluran informasi resmi Rumah BUMN Majene melalui:
• Instagram & Facebook: @rumahbumnmajene
• WhatsApp: 085397230117
• Website Resmi: www.rumah_bumn.id

Komentar