Dorong Kepatuhan Pajak, Rumah BUMN Majene menghadirkan KPP Majene dalam kegiatan Pelatihan “UMKM Melek Pajak”

Infobalanipa. Com, MAJENE – Sebagai bentuk komitmen upaya Rumah BUMN Majene untuk pertumbuhan dan peningkatan kapasitas serta kemandirian UMKM di Majene Sulawesi Barat, Rumah BUMN Majene terus mengadakan pertemuan rutin yang dikemas dalam bentuk pelatihan UMKM.

Mayoritas Pelaku UMKM di Sulawesi Barat masih awam terkait pelaporan SPT Tahunan dan ada kekhawatiran dalam hal perpajakan UMKM. Untuk itu dengan tujuan penguatan mitra UMKM dan mendorong kepatuhan pajak, Rumah BUMN Majene mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk “UMKM Melek Pajak: Langkah Mudah Lapor SPT Tahunan”.

Menjelang batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, KPP Pratama Majene terus mendukung dan mensosialisasikan upaya kepatuhan pajak. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/04/2026) ini bertujuan untuk mengedukasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Majene agar lebih mandiri dan tertib secara administrasi perpajakan.

Edukasi Praktis untuk Pelaku Usaha Pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis, melalui sinergitas ini para pelaku usaha diberikan pemahaman bahwa pajak bukanlah beban yang menakutkan, melainkan bagian penting dari profesionalisme bisnis yang dapat mempermudah akses permodalan dan meningkatkan kredibilitas usaha. “Paradigma kita dalam memandang pajak perlu dirubah, seharusnya kita bangga jika kontribusi pajak kita pada negara tinggi, itu artinya usaha kita sehat dengan jumlah omzet yang relevan untuk Pembangunan negara”.

Pesan Pak Arsyad dalam sesi pemaparan materinya. Beliau menjelaskan bahwa pelaku UMKM tidak perlu khawatir dengan beban pajak, karna negara hadir dengan programnya untuk mendorong kemajuan UMKM dengan kebijakan mengratiskan pajak pada UMKM yaitu pelaku usaha dengan omzet dibawah 500 juta. Jadi yang perlu dilakukan pelaku usaha untuk memenuhi tertib administrasinya adalah kewajiban lapor pajak SPT tahunan.

BACA JUGA:  Ketua KONI Sulbar Apresiasi Program Strategis SDK-JSM dalam Refleksi Setahun Kepemimpinan

Koordinator Rumah BUMN Majene menyatakan bahwa mayoritas pelaku usaha khawatir dengan beban pajak karena awam dengan informasi perpajakan. banyak keluhan pelaku UMKM yang merasa bingung saat menghadapi sistem pelaporan pajak online. “Kami ingin memastikan UMKM di Majene tidak hanya jago memproduksi barang, tapi juga tertib administrasi. Dengan melek pajak, mereka telah menunjukkan bahwa usahanya siap untuk ‘naik kelas’ dan bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, Pak Arsyad narasumber dari KPP Majene memaparkan materi secara lugas, mulai dari pengenalan tarif pajak final UMKM sebesar 0,5% bagi yang sudah memenuhi ambang batas omzet, hingga cara aktivasi EFIN (Electronic Filing Identification Number). Tidak hanya teori, peserta juga dipandu langsung melakukan simulasi.Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Hal ini terlihat pada sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para pelaku UMKM berkonsultasi mengenai berbagai kendala teknis yang mereka hadapi selama ini.

Sinergi Berkelanjutan Kegiatan ini juga didukung penuh oleh PLN UID Sulselrabar, yang secara konsisten membina ekosistem UMKM di bawah mitra binaan Rumah BUMN Majene. Kedepannya, Rumah BUMN Majene berkomitmen untuk terus menghadirkan rangkaian pelatihan literasi keuangan dan digitalisasi untuk memperkuat pondasi ekonomi lokal di Majene Sulawesi Barat.Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan tingkat kepatuhan pajak UMKM di Majene dapat meningkat secara signifikan sebelum tenggat waktu berakhir, sekaligus menghapuskan stigma negatif terkait kekhawatiran yang tidak berdasar serta dari kerumitan administrasi perpajakan.

Fasilitas Gratis untuk Pengembangan UMKMUntuk dapat mengakses kegiatan pelatihan serupa, Rumah BUMN Majene terus membuka pintu bagi para pelaku usaha di Majene untuk bergabung menjadi mitra binaan. Pihak pengelola menegaskan bahwa pendaftaran mitra bersifat gratis dengan berbagai fasilitas penunjang bisnis. Mitra yang bergabung akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas, antara lain pendampingan intensif UMKM, Basecamp Millennial, Co-working Space yang nyaman, hingga ruang rapat yang dapat digunakan untuk kebutuhan bisnis.

BACA JUGA:  Dirreskrimsus Polda Sulbar Menggerebek Pemasok Oli Palsu

Rumah BUMN Majene hadir sebagai hub atau pusat berkumpulnya ide dan kreativitas. Rumah BUMN mengajak seluruh UMKM di Majene untuk naik kelas bersama-sama. Bagi masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin bergabung, dapat langsung mengunjungi Rumah BUMN Majene atau mengakses informasi terbaru melalui akun media sosial.

Komentar