Infobalanipa. Com, Polewali Mandar, 24 Juni 2026 – Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) secara resmi melepas dan menyerahkan Tim PPK Ormawa ARENOVA Tahun 2026 untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan yang dirangkaikan dengan penerimaan mahasiswa oleh Pemerintah Desa Saragian tersebut dilaksanakan di Balai Desa Saragian pada Rabu (24/6).
Kegiatan bertajuk “Pelepasan dan Penerimaan Tim PPK Ormawa ARENOVA UNSULBAR Tahun 2026 di Desa Saragian” ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan UNSULBAR Daud Irundu, S.Hut., M.Hut., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Dr. Nur Fitriayu Mandasari, S.E., M.Si., para Ketua Program Studi dan Ketua Jurusan, dosen pendamping, Pokja PPK Ormawa 2026, Pokja Kemahasiswaan Universitas Sulawesi Barat, serta sejumlah dosen UNSULBAR.
Turut hadir dari pihak desa, Kepala Desa Saragian Misbahuddin, S.Sos., Ketua BPD, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta para pelaku UMKM Desa Saragian yang akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program.
Program yang akan dilaksanakan selama kurang lebih empat bulan ini merupakan implementasi dari subproposal PPK Ormawa berjudul “ARENOVA: Pemberdayaan Pelaku Usaha Nira Aren Melalui Inovasi Produk dan Digitalisasi Pemasaran Berbasis E-Commerce Menuju Desa Saragian Sentra UMKM Berkelanjutan.” Program tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan usaha nira aren melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program, dilakukan pemasangan jaket almamater dan nametag secara simbolis kepada Ketua Tim dan anggota Tim ARENOVA. Prosesi tersebut menjadi penanda resmi pelepasan mahasiswa UNSULBAR sekaligus penerimaan oleh Pemerintah Desa Saragian untuk melaksanakan program pengabdian selama empat bulan ke depan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan UNSULBAR, Daud Irundu, S.Hut., M.Hut., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa yang memperoleh pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam menghadirkan program yang inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program PPK Ormawa merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Potensi aren yang dimiliki Desa Saragian sangat besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, kami berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pemasaran, serta meningkatkan nilai tambah usaha berbasis aren,” ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNSULBAR, Dr. Nur Fitriayu Mandasari, S.E., M.Si., mengapresiasi kerja keras mahasiswa dan dosen pendamping yang telah mengantarkan program ARENOVA memperoleh pendanaan nasional. Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Keberhasilan ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Universitas Sulawesi Barat. Kami berharap seluruh anggota tim dapat menjaga nama baik universitas, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta melaksanakan program secara maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Saragian. Kami juga menitipkan anak-anak kami kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Saragian untuk bersama-sama belajar, berkolaborasi, dan mengabdi selama kurang lebih empat bulan ke depan. Semoga kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Saragian, Misbahuddin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Sulawesi Barat yang telah memilih Desa Saragian sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, program ARENOVA sangat relevan dengan potensi unggulan desa yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil produk berbasis nira aren.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UNSULBAR di Desa Saragian. Program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang bergerak di bidang pengolahan nira aren. Kami berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat usaha yang telah ada, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal desa. Pemerintah Desa Saragian siap mendukung dan berkolaborasi demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama program berlangsung,” tuturnya.
Dosen Pendamping Tim PPK Ormawa ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., menjelaskan bahwa program ini disusun berdasarkan potensi unggulan Desa Saragian yang memiliki sumber daya aren yang melimpah dan menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Oleh karena itu, program dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pendekatan yang terintegrasi dari aspek produksi hingga pemasaran.
“Melalui program ARENOVA, kami akan melakukan pendampingan mulai dari pelatihan inovasi produk aren, pengembangan desain kemasan, digitalisasi pemasaran berbasis e-commerce, branding UMKM, pencatatan keuangan usaha, penerapan pembayaran digital melalui QRIS, hingga introduksi teknologi tepat guna berupa alat pengaduk otomatis. Kami berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah produk, serta pendapatan masyarakat Desa Saragian,” jelasnya.
Tim PPK Ormawa ARENOVA terdiri atas 11 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi di Universitas Sulawesi Barat, yaitu Teknologi Hasil Pertanian, Agribisnis, Manajemen, Akuntansi, dan Teknik Sipil. Kolaborasi multidisiplin tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi yang lebih komprehensif dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis aren di Desa Saragian. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat, Program ARENOVA diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mewujudkan Desa Saragian sebagai sentra UMKM berbasis aren yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini juga diharapkan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Sulawesi Barat dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.








Komentar