Sukses Berdayakan Masyarakat Lokal dan Membawa Produk Garam Kantongi Sertifikat HKI, UMKM Kristal Amasi Jaya Menjadi Mitra Unggulan Rumah BUMN PLN Majene

Infobalanipa.com, Majene – Manajer Rumah BUMN PLN Majene bersama Fasilitator UMKM kembali turun lapangan melakukan kunjungan pendampingan dan pembinaan ke lokasi produksi UMKM Garam Kristal Amasi Jaya. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memantau perkembangan UMKM mulai dari peningkatan kapasitas produksi, peningkatan mozet, sertifikasi nasional, mengevaluasi mutu, serta memetakan kendala dan kebutuhan usaha agar produk kebanggaan Majene ini dapat terus memperluas jangkauan pasarnya.

Potensi sumber daya alam pesisir Kabupaten Majene terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Melalui program berkelanjutan “UMKM Naik Kelas”.Di balik pesatnya perkembangan Garam Kristal Amasi Jaya, terdapat sosok Ibu Andi Reni selaku pemilik usaha (owner) sekaligus inisiator utama pembangunan industri penggaraman di Majene.

Usaha yang dirintisnya ini terbukti membawa dampak sosial ekonomi yang positif karena secara aktif melibatkan kelompok masyarakat setempat dalam rantai produksinya.Berkat dedikasi tersebut, UMKM Garam Kristal Amasi Jaya kini mencatatkan kapasitas produksi yang impresif, yakni mencapai 2,5 ton per bulan. Hal ini sejalan dengan lonjakan omzet usaha yang kini menyentuh angka Rp25 juta per bulannya.

Meskipun begitu permintaan produk garam begitu besar dan tidak mampu dipenuhi, hal tersebut mengingat kebutuhan penggunaan garam di tingkat lokal, nasional dan internasional yang begitu besar terutama untuk kebutuhan industri. Permintaan ini semakin bertambah setelah UMKM Kristal Amasi Jaya berhasil mendaftarkan sertifikasi HKI Indikasi Geografis dengan Merek Garam Kristal Majene.

Prestasi dan Legalitas Produk yang LengkapKeseriusan Ibu Andi Reni dalam mengangkat kelas produk lokal patut diacungi jempol. Bertindak sebagai Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), inisiatifnya berhasil mengharumkan nama daerah dengan diterbitkannya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum untuk produk “Garam Kristal Majene”.Tidak berhenti di pengakuan geografis, di bawah naungan UMKM Kristal Amasi Jaya, produk ini juga telah mengantongi Sertifikat Halal resmi untuk 5 (lima) varian produknya, yang meliputi: Garam Kasar, Garam Halus, Garam Kasar Beryodium, Garam Halus Beryodium, dan Bunga Garam dengan merek Barane Sea Salt.

BACA JUGA:  PLN Dorong Pertumbuhan Sektor Pertanian di Majene Lewat Program Voltagrow: Kolaborasi Rumah BUMN & UP3 Mamuju Hasilkan Dampak Nyata bagi Petani‎‎‎

Lebih jauh lagi, fasilitas produksinya pun telah diakui standar keamanannya dengan terbitnya Izin Penerapan Cara Produk Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang dikeluarkan oleh BPOM Mamuju. Proses sertifikasi yang sedang berjalan sampai saat ini adalah SNI dan Ijin Edarnya.Tantangan Ekspansi: Otomatisasi Pengemasan dan Biaya SNIMeskipun telah meraih berbagai legalitas yang mumpuni, perjalanan UMKM ini untuk merajai pasar nasional masih dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis. Dalam sesi diskusi bersama Manajer dan Fasilitator Rumah BUMN PLN Majene, Ibu Andi Reni menyampaikan beberapa keluhan utama yang dihadapi di lapangan.

Kendala paling mendesak saat ini adalah keterbatasan alat pengemasan produk. Mengingat kapasitas produksi yang semakin besar, proses pengemasan yang masih mengandalkan tenaga manual dirasa sangat menghambat efisiensi waktu dan operasional. Selain itu, besarnya estimasi biaya yang diperlukan untuk pengurusan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi beban dan tantangan tersendiri bagi arus kas UMKM.

Rumah Kemasan Jadi Langkah Solutif Rumah BUMN MajeneMerespons kendala tersebut, pihak Rumah BUMN PLN Majene mencatat seluruh poin evaluasi dan berkomitmen untuk terus mengawal perjalanan bisnis ini hingga benar-benar mandiri. Sebagai langkah solutif jangka panjang untuk mengatasi masalah pengemasan manual, Rumah BUMN Majene berusaha mencarikan solusi untuk persoalan tersebut. Mayoritas UMKM mempunyai kendala utama terkait persoalan kemasan, terutama bagi yang ingin beralih dari kemasan plastik bening ke kemasan cetak yang lebih menarik.

Rumah BUMN PLN Majene tengah merencanakan inisiatif penyediaan fasilitas “Rumah Kemasan” untuk memfasilitasi pengembangan UMKM dari segi kemasan.Fasilitas inovatif ini nantinya dirancang khusus untuk memfasilitasi para pelaku UMKM lokal dalam meningkatkan kualitas estetika kemasan, pencetakan, dan otomatisasi pengemasan produk tanpa harus terbebani biaya yang tinggi. Dengan hadirnya program Rumah Kemasan ini, diharapkan keterbatasan teknis seperti yang dihadapi oleh Garam Kristal Amasi Jaya juga dapat segera teratasi.

BACA JUGA:  Buka Puasa Bersama, KONI Sulbar Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

Di samping itu, pendampingan intensif serta penjajakan kolaborasi dengan berbagai instansi terkait akan terus dilakukan untuk mempermudah langkah UMKM Majene dalam meraih sertifikasi SNI, sehingga produk-produk lokal siap bersaing di pasar modern dan ritel nasional secara lebih luas.Dukungan penuh dari PLN dalam pendampingan ini semakin mengukuhkan sinergi strategis antar lembaga dalam memberikan perlindungan, dampak sosial, dan upaya membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Majene.

Bagi masyarakat maupun pelaku UMKM yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kegiatan seperti pelatihan atau program pemberdayaan lainnya, dapat mengunjungi saluran informasi resmi Rumah BUMN Majene melalui Instagram dan Facebook di @rumahbumnmajene, menghubungi layanan WhatsApp di 085397230117, atau mengakses situs web resmi di www.rumah_bumn.id.

Fasilitas Gratis untuk Pengembangan UMKMUntuk dapat mengakses kegiatan pelatihan, Rumah BUMN Majene terus membuka pintu bagi para pelaku usaha di Majene untuk bergabung menjadi mitra binaan. Pihak pengelola menegaskan bahwa pendaftaran mitra bersifat gratis dengan berbagai fasilitas penunjang bisnis. Mitra yang bergabung akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas, antara lain pendampingan intensif UMKM, Basecamp Millennial, Co-working Space yang nyaman, pemenuhan administrasi perizinan dan sertifikasi nasional, akses ke permodalan serta bantuan promosi dan perluasan pasar seperti fasilitasi akases pameran.

Rumah BUMN Majene hadir sebagai hub atau pusat berkumpulnya ide dan kreativitas. Rumah BUMN mengajak seluruh UMKM di Majene untuk naik kelas bersama-sama. Bagi masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin bergabung, dapat langsung mengunjungi Rumah BUMN Majene atau mengakses informasi terbaru dan menghubungi Fasilitator melalui akun media sosial.

Komentar